Sudinkes Jakarta Timur Gelar Edukasi Ramuan Herbal untuk Tenaga Kesehatan Puskesmas

Jakarta, lskbattraramuanindonesia.com – Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar kegiatan Penatalaksanaan Pelayanan Kesehatan Tradisional bagi seluruh Puskesmas di wilayah Jakarta Timur. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (21/5/2026) ini difokuskan pada peningkatan wawasan mengenai pemanfaatan ramuan herbal lokal. Bertempat di Ruang Pertemuan Lantai 5 Kantor Sudinkes Jakarta Timur, Jl. Matraman Raya, acara ini mengusung tema “Peningkatan Wawasan Ramuan Herbal untuk Meningkatkan Imunitas Nusantara”.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, dr. Herwin Meifendy, MPH, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat integrasi pelayanan kesehatan tradisional di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP). Melalui pembekalan ini, para tenaga kesehatan di Puskesmas diharapkan dapat mengedukasi masyarakat secara tepat mengenai khasiat ramuan herbal asli Indonesia yang aman dan bermutu. Untuk memberikan materi yang komprehensif, Sudinkes Jakarta Timur menggandeng Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) Battra Ramuan Indonesia sebagai narasumber utama.

Sebagai narasumber, R.M. Alfian., Br.M., S.Tr.Kes., S.T., S.Ud., B.Med, M.Si yang juga menjabat sebagai Ketua LSK Battra Ramuan Indonesia, menjelaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan hayati luar biasa yang belum sepenuhnya dioptimalkan di sektor pelayanan kesehatan formal. Menurutnya, pemanfaatan tanaman obat seperti jahe, kunyit, dan temulawak bukan lagi sekadar warisan tradisi, melainkan sudah didukung oleh banyak penelitian ilmiah yang membuktikan efektivitasnya dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh.

“Kami ingin meluruskan persepsi bahwa herbal itu kuno. Justru di era modern ini, integrasi antara sains dan ramuan tradisional Nusantara adalah kunci menuju kemandirian kesehatan. Tenaga kesehatan di Puskesmas adalah ujung tombak kami untuk mengedukasi masyarakat bagaimana cara mengolah dan mengonsumsi ramuan herbal ini secara benar, aman, dan higienis,” ujar narasumber LSK Battra Ramuan Indonesia di lokasi acara.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini diikuti oleh perwakilan staf dan tenaga kesehatan Puskesmas se-Kota Administrasi Jakarta Timur. Antusiasme para peserta dari Puskesmas sangat tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya diskusi interaktif mengenai standardisasi takaran dan aspek keamanan ramuan dengan kondisi kesehatan tertentu.

Melalui sinergi ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap pelayanan kesehatan tradisional dapat menjadi salah satu pilar pendukung dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan mandiri melalui kekayaan herbal Nusantara. (Kel)

Scroll to Top