Gelar Uji Kompetensi Angkatan VI, Bukti Pengakuan Pengobat Tradisional Ramuan Indonesia

Jakarta, lskbattraramuanindonesia.com – Sebanyak 13 peserta dengan beragam latar belakang antusias mengikuti Uji Kompetensi Battra Ramuan Indonesia berstandar KKNI Level IV Angkatan VI. Kegiatan yang digelar di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Kampung Sehat Indonesia, Jl. Ruyung, Duren Sawit, Jakarta Timur, ini meneguhkan komitmen dalam meningkatkan standar dan perlindungan praktik pengobatan tradisional ramuan di Indonesia.
Ujian yang berlangsung khidmat ini diawasi dan diuji oleh para ahli. R.M. Alfian, Br.M., S.Tr.Kes., ST., S.Ud., B.Med., M.Si., selaku Ketua LSK Battra Ramuan Indonesia dan Master Penguji, hadir memberikan pengarahan. Turut hadir sebagai Pengawas, Bapak Sebir Rachmat, S.H., M.A., Ketua Bidang Hukum DPP Aspetri, yang memastikan jalannya ujian sesuai dengan regulasi. Proses penilaian teknis dipercayakan kepada dua penguji kompeten, yaitu Drh. Endah Sri Rahayu dan Agi Wagianto, A.md.kep. Acara ini turut dihadiri oleh Reima Tenisia, Br.M., S.Si., selaku Ketua TUK Kampung Sehat Indonesia beserta jajaran pengurus LSK Battra Ramuan Indonesia.
Dalam sambutannya, R.M. Alfian menekankan bahwa uji kompetensi ini bukan sekadar formalitas. “Ini adalah fondasi untuk membangun kepercayaan masyarakat. Setiap peserta yang dinyatakan kompeten akan membawa sertifikat berlogo Garuda yang menjadi bukti pengakuan negara atas keahlian mereka. Tujuannya jelas, yaitu meningkatkan profesionalisme, standar pelayanan, dan melestarikan warisan leluhur kita dengan cara yang bertanggung jawab dan ilmiah,” paparnya dengan penuh semangat.

Pendapat senada disampaikan oleh Pengawas dari DPP Aspetri, Bapak Sebir Rachmat. “Kehadiran saya di sini mewakili asosiasi adalah bentuk dukungan dan pengawasan untuk memastikan proses berjalan objektif dan berkualitas. Pengobatan tradisional ramuan adalah aset bangsa yang perlu kita jaga kredibilitasnya. Dukungan hukum dan kebijakan dari asosiasi akan terus mengiringi setiap langkah peningkatan kompetensi seperti ini,” ujarnya.
Para peserta terlihat serius mengerjakan setiap tahap ujian, baik teori maupun praktik, untuk menunjukkan penguasaan dalam Penyehatan Tradisional Ramuan pada jenjang Level IV. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara LSK Battra Ramuan Indonesia, ASPETRI, dan TUK dalam mendorong terwujudnya pengobat tradisional ramuan yang profesional, terpercaya, dan siap bersaing di era modern. Para peserta yang meraih sertifikat kompetensi tersebut adalah Agnes Tego Sih Trining Suryani, Budi Setiawan, Delfi Vijja Paramita, Farida Parveen, Jamaludin, Liau Sau Ngok, M. Rajwi Sharif, Maulana Yusuf, Mohamad Firmansyah, Oskar Dwi Wahyu Nugraha, Rizkia Meutia Putri, Setia Herlina, dan Wahyu Widia Astuti. (Kel.)

